Monday, May 08, 2006

Humor, sulap, dan tulisan: obat mujarab?


Kevin Pang, penulis yang bekerja di Chicago Tribune, suatu saat menulis tentang seorang pesulap sukarelawan yang pekerjaannya menghibur pasien di rumah sakit.

Saking seriusnya melakukan pekerjaannya, pesulap itu--namanya Mike Walton--sampai menjalin hubungan persahabatan yang begitu mengharukan dengan salah seorang pasien.

Mike Walton ialah salah seorang anggota (dan pendiri) kelompok Open Heart Magic, sebuah jaringan yang menelusuri pesulap-pesulap yang rela meluangkan waktu bekerja gratis di rumah sakit; menghibur pasien. Seminggu sekali, personel kelompok ini menyambangi rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan jasa mereka. Berdasarkan pengakuan pihak rumah sakit yang menggunakan jasa Walton dan kawan-kawan, aksi simpatik ini amat positif dalam merangsang emosi (dalam arti positif) para pasien.

Dan Kevin Pang, reporter berusia 24 tahun itu, menangkap fenomena ini dalam sebuah tulisan yang menarik dan menyentuh. Banyak orang begitu terpengaruh oleh tulisannya. "Lebih dari separuh surat elekronik dan telepon yang saya terima berasal dari para perawat. Mereka membenarkan cerita saya, bahwa sekeping uang logam yang muncul dan hilang dari telinga pasien dapat mengubah dunia seseorang," katanya.

Arthur Palos, anak lelaki berusia 15 tahun yang juga menjadi 'pasien' Walton, menjadi selebritis cilik begitu keluar dari rumah sakit, dan begitu tulisan Pang beredar luas.

Saya jadi teringat film Patch Adams (1998). Hunter Adams (diperankan secara brilian oleh Robin Williams), ialah seorang dokter mbeling nan eksentrik. Dia membenci buku-buku kedokteran yang tebalnya menyaingi bantal itu. Dia lebih percaya, seorang pasien tidak membutuhkan jarum suntik dan pil berwarna-warni untuk sembuh, tapi luapan emosi berupa tertawa selepas-lepasnya. Ya, tertawa. Maka, dengan pakaian badut (lengkap dengan hidung bola merah dan sepatu Mickey Mouse) dia mendatangi pasien, membuat trik (termasuk sulap) dan membuat mereka terkekeh. Pada beberapa pasien, Adam berhasil. Tapi gagal untuk beberapa pasien lain.

Di luar perkara hasil, Hunter Adams, Kevin Pang, dan Mike Walton menunjukkan pada kita kalau humor, tulisan, dan sulap bisa menjadi obat. Meski tidak selalu berhasil.

1 Comments:

Blogger >>>TOM said...

sense of humor is the sixth of the senses....but, too bad, not many people realize it....(tomi haryadi)

1:23 PM  

Post a Comment

<< Home