Sunday, May 28, 2006

metafora yang sok puitis

ada metafora menarik yang tiba-tiba muncul dalam suatu percakapan pada suatu waktu. yakni: "menikah itu berarti bersiap-siap menginjak kerikil-kerikil tajam yang tiba-tiba muncul dari jalanan yang mulus". waktu itu, kalo tak salah saya dan Kiki sedang membicarakan soal pernikahan, jodoh, and stuff like that. dan tiba-tiba ya keluar tuh metafora yang sok puitis itu. hehehe...

3 Comments:

Anonymous kiki said...

hmm...siapa tuh ya yang mengeluarkan metafora sok puitis itu? elu atau gue ya?
hmm, ampe sekarang gue penasaran ingin tahu rasanya ketika menemukan si The One itu? gimana sih cara ngebedainnya ama ke GRan semata? bukan cuma satu sisi aja.
gue inget kata Moulin Rouge kan The greatest love of all is to love and to be loved in return.
Fear...btw, katanya entew mau mencarikan diriku jodoh yang lucu, baik hati, pintar dan tidak sombong. yah, yang cocok ama gue deh.hehehe...inget, temen lo yang kece ini sudah semakin uzur...hahaha.

2:48 AM  
Blogger Firman Firdaus said...

wah, gw agak kurang beruntung kalo soal jodoh menjodohkan ki. biarkan alam yang memilihkan untuk luh ya...

3:37 AM  
Anonymous kiki said...

kalau Alam yang memilihkan...gue takut dikasih Mbah Dukun. hehehe...atau dikasih tukang bubur biar bisa Nyabu tiap pagi.

5:04 PM  

Post a Comment

<< Home